Rabu, 26 Februari 2020

UJI COBA KISI-KISI INSTRUMEN PENILAIAN KREATIVITAS DALAM PRAKTIKUM

UJI COBA INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIKUM KIMIA
    Setelah membuat Kisi-kisi pada blog sebelumnya dengan satu aspek yaitu penyaringan pada praktikum kristalisasi larutan. Pada kali dilakukan praktikum mengenai kristalisasi larutan garam, garam dengan ukuran tertentu dilarutan dengan air lalu disaring dengan kertas saring. Dengan Instrumen ini akan dilhat seberapa kreatif kah siswa dalam melakukan praktikum ini.
Link Video Praktikum : https://www.youtube.com/watch?v=q4UmYIONAYY
 RUBRIK INSTRUMEN PENILAIAN KREATIVITAS
Indikator Berpikir Kreatif
Deskripsi Kegiatan
(Penyaringan Larutan)
Soal
Jawaban
Problem sensitivity
Mengenali sifat dan ukuran partikel zat yang akan dilarutkan
Kritalisasi yakni merupakan suatu metode yang dilakukan dalam pemisahan zat padat yang terdapat dari sebuah komponen lain sebagai penyusun campuran. Dalam praktikum kristalisasi mengenai pembentukan kristal garam kembali,dalam proses kristalisasi dilakukan penyaringan setelah lartutan dilarutkan, zat yang sudah di larutkan didalam gelas kimia di saring agar endapan bisa tersaring,
a.    Prinsip apa yang digunakan dalam proses kristalisasi dan bagaimana sifat zat yang akan dilarutkan? (Problem Sensitivity)
b.    Dalam proses penyaringan bagaimana kriteria kertas saring baik agar endapan yang terbentuk tidak ikut mengalir ke dalam gelas kimia? (Fluency)
c.    Bagaimana cara membuat kertas saring bisa diletakkan dilubang corong pisah? (Flexibility)
d.   Bagaimana cara agar kertas saring tidak bergerak atau bergeser ketika larutan di tuangkan ke corong pisah? (Orginality)
e.    Proses penyaring ini tergolong sangat lambat, bagaimana cara agar proses penyaringan agar lebih cepat? (Elaborations)
a.    Prinsip yang digunakan dalam kristalisasi ini adalah ukuran partikel dan zat yang dikristalisasi biasanya akan larut dan akan lewat penyaringan sehingga bisa di kritalisasi lagi. (Skor 100)
b.    Kriteria kertas saring yang digunakan adalah kertas saring yang memilki pori-pori yang kecil-kecil seperti kertas saring whatman (Skor 100)
c.    Dengan cara melipat atau membentuk kertas saring menjadi 4 bagian sehingga kertas saring membentuk seperti lubang corong pisah. (Skor 100)
d.   Dengan cara membasahi kertas saring yang telah diletakkan di lubang corong pisah sehingga kertas saring menempel ke mulut corong. Dengan ini larutan yang akan di saring tidak akan melewati bagian belakang kertas saring. (Skor 100)
e.  Dengan cara menggoyahkan perlahaan corong pisah sehingga larutan yang sedang di saring lebih cepat mengalirnya kedalam gelas kimia. (Skor 100)
Fluency
Cekatan dalam memilih kertas saring yang tepat
Flexibilty
Membentuk/melipat kertas saring sesuai dengan lubang corong pisah
Orginality
Membasahi kertas saring dengan air sebelum larutan di saring
Elaborations
Menggoyahkan corong pisah agar larutan cepat memisah
Kategori kemampuan berpikir kreatif
§  Sangat Kreatif                 : Skor 500
§  Kreatif.                             : Skor 400
§  Cukup  Kreatif                 : Skor 300
§  Kurang  Kreatif                : Skor 200
§  Sangat Kurang Kreatif    : Skor 100
Hasil Uji Coba
Dengan kategori dan penilaian yang sudah di buat dan sudah dilihat hasil uji coba pada video berikut https://www.youtube.com/watch?v=q4UmYIONAYY, maka dapat disimpulkan tingkat kreatif siswa berada pada level kreatif dengan skor 400. Hal ini dikarenakan hanya 4 indikator kreatif yang dilakukan oleh praktikan yaitu Problem Sensitivity pada menit 02.10 dan 03.00, Fluency pada menit 03.10, Flexibility pada menit 03.13 dan Orginality pada menit 03.36. Sedangkan indikator Elaborations tidak dilakukan praktikan.

Selasa, 18 Februari 2020

KISI-KISI INSTRUMEN PENILAIAN KREATIVITAS PRAKTIKUM KIMIA

KISI-KISI INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIKUM KIMIA
        Pada blog kali ini akan membahas kisi-kisi instrumen penilaian praktikum kimia, yang mana nantinya kisi-kisi ini nanti dikembangkan menjadi rubrik soal yang akan diuji cobakan ke siswa. Pada pembuatan kisi-kisi ini dijabarkan deskripsi dari aspek yang ingin kita lihat tingkat kreatifan siswa. Setelah membuat deskripsi maka dibuat deskripsi dari masing-masing indikator kreatif. Dalam hal ini aspek yang akan dilihat adalah penyaringan pada praktikum Kristaslisasi Larutan.

Aspek
Indikator Berpikir Kreatif
Problem sensitivity
Fluency
Flexibilty
Orginality
Elaboratios
Deskripsi
Kemampuan mendeteksi, mengenali, dan memahami serta menanggapi suatu pernyataan, situasi, atau masalah
Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan
Kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau pendekatan terhadap masalah
Kemampuan untuk mencetuskan gagsan dengan cara-cara yang asli, tidak klise, dan jarang diberikan kebanyakan orang
Kemampuan menambah suatu situasi atau masalah sehingga menjadi lengkap, dan merincinya secara detail, yang didalamnya terdapat berupa tabel, grafik, gambar, model dan kata-kata.
Kristalisasi Lartutan





·  Penyaringan
Mengenali sifat dan ukuran partikel zat yang akan dilarutkan
Cekatan dalam memilih kertas saring yang tepat
Membentuk kertas saring sesuai dengan lubang corong pisah
Membasahi kertas saring dengan air sebelum larutan di saring
Menggoyahkan corong pisah agar larutan cepat memisah

Kamis, 13 Februari 2020

KISI-KISI DAN UJI COBA PENGUKURAN PENILAIAN INDIKATOR MACROEKONOMI

INIDKATOR MACROEKONOMI
Macroekonomi adalah salah satu indikator di salah satu kategori dalam disruptif inovation. Macroekonomi ini tidak berarti ekonomi makro tetapi lebih di sederhanakan pengertiannya adalah dampak terhadap perekonomian. Disini saya berpendapat bahwa indikator ini berorientasi kepada penghasilan suatu produk yang bernilai jual. Saya menekankan bahwa produk yang dihasilkan berbasis wirausaha. Saya mengambil salah satu materi kimia yaitu koloid yang saya anggap bahwa  materi ini sangat untuk kepada mini projek yang dapat menghasilkan produk yang bernilai jual. Siswa akan membuat mini projek sederhana dengan alat dan bahan yang ada di sekitar kita dan diharapkan hasilnya nanti bisa memberikan dampak ke perekonomian siswa tersebut. Siswa diminta membuat salah satu bentuk dari koloid yaitu yogurt. Yogurt ini sangat familiar dengan kita dan banyak menfaatnya terhadap kesehatan.
            Siswa akan diberikan instruksi bagaimana cara pembuatan yogurt dan siswa bisa melihat video tutorial bagaimana cara membuat yogurt tersebut. dan juga bagaimana prosedur kerja, alat dan bahan juga akan dijelaskan di video tersebut. data pengamatan mengenai hasil mini projeknya nanti juga bisa di download serta video pembuatannya nanti bisa di kirim ke youtube dan linknya di kirim ke saya.

Kisi-kisi Instrumen Penilaian
Indikator
Deskripsi
Item Soal
Jawaban

Macro Economics
Dampak penggunaan teknologi terhadap kesejahteraan orang lain.
Dari mini projek yang telah anda lakukan, identifikasi lah apakah yogurt merupakan   contoh dari koloid? Jika yogurt termasuk kedalam koloid, prinsip koloid apa yang digunakan? Dan buatlah kesimpulan dari mini projek yang telah anda lakukan?

     1. Link youtube : video percobaan siswa membuat yoghrut
     2. Efisiensi Waktu : Video pembuatan Yoghurt
3. Link data pengamatan : Hasil projek (kesimpulan)
     4.   Ide : Jenis usaha yang cocok berdasarkan hasil percobaan


Rubrik Instrumen Penilaian 
Indikator
Soal
Jawaban
Skor
0
5
10
15
Macroekonomi
Dari mini projek yang telah anda lakukan, identifikasi lah apakah yogurt merupakan contoh dari koloid? Jika yogurt termasuk kedalam koloid, prinsip koloid apa yang digunakan? Dan buatlah kesimpulan dari mini projek yang telah anda lakukan?
Yoghurt merupakan salah satu minuman dari bentuk pengaplikasian dari konsep koloid. Apa itu koloid ? Koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya antara larutan dan suspensi. Koloid merupakan sistem heterogen, dimana suatu zat "didispersikan" ke dalam suatu media yang homogen.
Macam dari koloidnya adalah emulsi, yaitu sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain, namun kedua zat cair itu tidak saling melarutkan.
Yoghurt merupakan salah satu sistem koloid yang dibuat berdasarkan sifat koagulasi dimana susu yang merupakan bahan pembuatan yoghurt sendiri termasuk kedalam emulsi cair (sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain). Untuk pembuatan yoghurt sendiri, dapat digunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilusyang akan membantu fermentasi susu dan juga suhu dalam proses fermentasi sangat diperhatikan. Selain itu susu yang digunakan haruslah susu yang telah dipasteurisasi (steril).
Yoghurt adalah bagian dari sifat koagulasi artinya penggumpalan partikel koloid dan membentuk endapan. Dengan terjadinya koagulasi, berarti zat terdispersi tidak lagi membentuk koloid. Koagulasi dapat terjadi secara fisik seperti pemanasan, pendinginan dan pengadukan atau secara kimia seperti penambahan elektrolit, pencampuran koloid yang berbeda muatan.


Tidak menjawab
Yoghurt merupakan salah satu minuman dari bentuk pengaplikasian dari konsep
Yoghurt merupakan salah satu minuman dari bentuk pengaplikasian dari konsep koloid. Yoghurt merupakan salah satu sistem koloid yang dibuat berdasarkan sifat koagulasi dimana susu yang merupakan bahan pembuatan yoghurt sendiri termasuk kedalam emulsi cair (sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain).
Yoghurt merupakan salah satu minuman dari bentuk pengaplikasian dari konsep koloid. Apa itu koloid ? Koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya antara larutan dan suspensi. Koloid merupakan sistem heterogen, dimana suatu zat "didispersikan" ke dalam suatu media yang homogen.
Macam dari koloidnya adalah emulsi, yaitu sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain, namun kedua zat cair itu tidak saling melarutkan.
Yoghurt merupakan salah satu sistem koloid yang dibuat berdasarkan sifat koagulasi dimana susu yang merupakan bahan pembuatan yoghurt sendiri termasuk kedalam emulsi cair (sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain). Untuk pembuatan yoghurt sendiri, dapat digunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilusyang akan membantu fermentasi susu dan juga suhu dalam proses fermentasi sangat diperhatikan. Selain itu susu yang digunakan haruslah susu yang telah dipasteurisasi (steril).
Yoghurt adalah bagian dari sifat koagulasi artinya penggumpalan partikel koloid dan membentuk endapan. Dengan terjadinya koagulasi, berarti zat terdispersi tidak lagi membentuk koloid. Koagulasi dapat terjadi secara fisik seperti pemanasan, pendinginan dan pengadukan atau secara kimia seperti penambahan elektrolit, pencampuran koloid yang berbeda muatan
Keterangan :
Skor 0 jika siswa tidak menjawab soal yang diberikan
Skor 5 jika siswa hanya menjawab apakah yogurt termasuk kedalam koloid atau tidak
Skor 10 jika siswa menjawab apakah yogurt termasuk kedalam koloid dan prinsip koloid apakah yang digunakan
Skor 15 jika siswa menjawab semua pertanyaan yang ada dan memberikan penjelasan yang lengkap

Hasil Uji Coba
Dari hasil uji coba yang telah dilakukan siswa hanya dapat menjawab dengan jawaban sederhana sehingga siswa hanya mendapat nilai atau skor 10 dari skor maksimal 15. Jika dikategorikan kemampuan siswa sudah cukup baik atau baik.
Link video praktikum siswa https://www.youtube.com/watch?v=CI1KoiXls8g
Link Refrensi materi :




Rabu, 12 Februari 2020

KISI-KISI PENGUKURAN PENILAIAN DISTRUPTIVE INOVATION


Inovasi disrutif atau disruptive inovation merupakan inovasi yang berhasil mentransformasi suatu sistem atau pasar yang eksisting, dengan memperkenalkan kepraktisan, kemudahan akses, kenyamanan, dan biaya yang ekonomis.
Proses Disruptif
Dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari ekonomi, tranportasi, jula beli, dan berbagai aspek lainya telah melakukan berbagai inovasi sehingga mampu tetap eksis dan berkembang bahkan menemukan inovasi baru dalam menghadapi tantangan global dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Jika sebuah lembaga pendidikan tidak melakukan inovasi maka di era distruktif ini akan sangat mungkin lembaga pendidikan tersebut akan dijauhi oleh para konsumenya. Pendidikan harus mulai melakukan inovasi-inovasi dengang pemanfaatan Teknologi, mulai dari segi layanan, administrasi, akademik, kurikulum sampai pada pengembangan minat dan bakat siswa.
Inovasi dalam pendidikan bisa dilakukan dari sisi layanan untuk mendapatkan rekap aktivitas siswa secara real time, legalisir atau validasi transkrip maupun ijazah dengan mudah, penilaian yang lebih terbuka, ujian masuk maupun ujian dalam proses pembelajaran yang dapat dilakukan secara mandiri dan tidak terbatas pada ruang dan waktu, kartu pelajar berbasis digital yang dapat terkoneksi ke berbagai layanan di disekolah. Selain itu distruktif inovasi juga bisa di lakukan dalam pembelajaran, seperti membuat media inovatif, membuat alat penilaian yang bisa mengukur semua aspek tanpa terlibat administrasi yang rumit dan proses pembelajaran yang lebih efisien dan efektif.
Disini akan dijabarkan beberapa indikator yang dapat digunakan dalam pembuatan perangkat penilaian berbasis distruptive inovation:


Dari skema diatas sudah bisa dilihat beberapa indikator yang dapat digunakan dalam pembuatan perangkat pembelajaran. Indikator yang di jelaskan pada dasarnya adalah tolak ukur penilaian dari disruptive inovation yang dalam bentuk peringkat atau survei. Dalam skema diatas indikator untuk menilai disruptive innovation terbagi atas tiga kategori yaitu technological features (Fitur teknologi), marketplace dynamics (dinamik kebutuhan belajar di kelas) dan external environment (lingkungan luar). Yang mana masing-masing kategori memiliki komponen masing-masing. Kategori technological features atau fitur teknologi memiliki lima komponen yang mana secara sederhana dapat ditafsirkan yaitu, integritas, kepemimpinan, kemahiran, penyerdehanaan konsep dan simpulan. Kategori kedua yaitu marketplace features atau kebutuhan belajar dikelas memiliki tiga komponen yaitu kebutuhan belajar kelompok atau individu, kebutuhan belajar dikelas dan kolaborasi antar sesama yang saling mengutungkan. Dan yang ketiga yaitu external enviroment atau lingkungan luar yang memiliki dua komponen yaitu kebijakan pendukung dan dampak terhadap perekonomian.