Inovasi disrutif atau disruptive inovation merupakan inovasi yang berhasil mentransformasi suatu sistem atau pasar yang eksisting, dengan memperkenalkan kepraktisan, kemudahan akses, kenyamanan, dan biaya yang ekonomis.
![]() |
| Proses Disruptif |
Dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari ekonomi, tranportasi, jula beli, dan berbagai aspek lainya telah melakukan berbagai inovasi sehingga mampu tetap eksis dan berkembang bahkan menemukan inovasi baru dalam menghadapi tantangan global dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Jika sebuah lembaga pendidikan tidak melakukan inovasi maka di era distruktif ini akan sangat mungkin lembaga pendidikan tersebut akan dijauhi oleh para konsumenya. Pendidikan harus mulai melakukan inovasi-inovasi dengang pemanfaatan Teknologi, mulai dari segi layanan, administrasi, akademik, kurikulum sampai pada pengembangan minat dan bakat siswa.
Inovasi dalam pendidikan bisa dilakukan dari sisi layanan untuk mendapatkan rekap aktivitas siswa secara real time, legalisir atau validasi transkrip maupun ijazah dengan mudah, penilaian yang lebih terbuka, ujian masuk maupun ujian dalam proses pembelajaran yang dapat dilakukan secara mandiri dan tidak terbatas pada ruang dan waktu, kartu pelajar berbasis digital yang dapat terkoneksi ke berbagai layanan di disekolah. Selain itu distruktif inovasi juga bisa di lakukan dalam pembelajaran, seperti membuat media inovatif, membuat alat penilaian yang bisa mengukur semua aspek tanpa terlibat administrasi yang rumit dan proses pembelajaran yang lebih efisien dan efektif.
Disini akan dijabarkan beberapa indikator yang dapat digunakan dalam pembuatan perangkat penilaian berbasis distruptive inovation:
Dari skema diatas sudah bisa dilihat beberapa indikator yang dapat digunakan dalam pembuatan perangkat pembelajaran. Indikator yang di jelaskan pada dasarnya adalah tolak ukur penilaian dari disruptive inovation yang dalam bentuk peringkat atau survei. Dalam skema diatas indikator untuk menilai disruptive innovation terbagi atas tiga kategori yaitu technological features (Fitur teknologi), marketplace dynamics (dinamik kebutuhan belajar di kelas) dan external environment (lingkungan luar). Yang mana masing-masing kategori memiliki komponen masing-masing. Kategori technological features atau fitur teknologi memiliki lima komponen yang mana secara sederhana dapat ditafsirkan yaitu, integritas, kepemimpinan, kemahiran, penyerdehanaan konsep dan simpulan. Kategori kedua yaitu marketplace features atau kebutuhan belajar dikelas memiliki tiga komponen yaitu kebutuhan belajar kelompok atau individu, kebutuhan belajar dikelas dan kolaborasi antar sesama yang saling mengutungkan. Dan yang ketiga yaitu external enviroment atau lingkungan luar yang memiliki dua komponen yaitu kebijakan pendukung dan dampak terhadap perekonomian.


Apakah ketiga aspek tersebut berketerkaiatan dalam pembuatan kisi-kisi penilaian? Dan bisakah anda memberikan contohnya
BalasHapusKetiga aspek yang saya jabarkan diatas itu memiliki keterkaitan dan memiliki tujuan yang sama yaitu membuat perubahan dalam dunia pendidikan. contoh penggunaan teknologi yang berbasis kekinian pada pembelajaran
HapusMenurut anda, bagaimana keterkaitan ketiga aspek tersebut dalam penilaian destruktif inovasi? apakah setiap faktor dari masing-masing aspek mempengaruhi ketercapaian indikator yang lain?
BalasHapusmenurut saya semua indikator dalam destruktif inovasi saling keterkaitan, hubungan antara indikator-indikator tersebut mempengaruhi bagaimana ketercapaian dari setiap aspek. jika sekolah, guru, siswa, prasarana memadai maka semua indikator tersebut dapat dicapai dalam pembelajaran secara destruktif inovasi
HapusSaya setuju dengan pendapat windi kartika yang mengatakan bahwa kegika aspek disruptiv diatas memiliki keterkaitan dan memiliki hubungan. hal ini bisa di lihat ketercapaian satu aspek itu bisa di dukung oleh aspek lain agar tujuan aspek ini bisa di capai dan menurut saya satu aspek bisa di kombinasikan dengan aspek lain
Hapusapakah aspek tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran dengan mudah?
BalasHapusDalam hal penerapan semua kembali kepada siapa yang melakukan dan kepada siapa aspek ini di implementasikan, jika guru memahami dengan baik setiap aspek maka aspek disruptiv bisa menghaailkan hal yang baik juga
Hapusbagaimana cara anda mengenalkan kepada guru pemula ketiga aspek tersebut agar dapat diterapkan dalam pembelajaran kimia dan menuangkannya menjadi instrumen penilaian berupa kisi-kisi soal.
BalasHapusMungkin sebelum membuat kisi-kisi tentang disruptiv inovasi ini hal yang perlu dilakukan adalah memberi pemahaman mengenai masing-masing aspek disruptiv inovasi, hal ini bertujuan agar guru tidak miskonsepsi mengenai disruptiv inovasi
HapusBagaimana cara anda dalam mengimplementasikan ketiga aspek tersebut kedalam pembelajaran kimia?
BalasHapusImpelentasi dariketiga aspek disruptiv inovasi ini bisa dalam bentuk instrumen penilaian disruptiv inovasi
HapusApakah terdapat kriteria atau syarat tertentu dalam penerapan masing-masing indikator disruptive innovetion?
BalasHapusmenurut saya tidak ada syarat khusus, semua hal kembali kepada guru bagiaman memamhami masing-masing aspek disruptiv inovasi
HapusDari ke-tiga aspek yang telah kita pelajari. Menurut anda aspek mana yang paling penting di terapkan dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa? mengapa?
BalasHapusMenurut saya semua aspek memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi siswa, karena tujuan dari disruptiv ini membawa perubahan dalam pembelajaran dan tentunya untuk mencapai tujuan pembelajaran
HapusDari semua indikator disruptiv yang sudah diuraikan, indikator apa saja yang bisa dilaksanakan pendidik tanpa campur tangan pemerintah atau stecholder lainnya?
BalasHapusSemua indikator bisa dilaksanakan tanpa campur tangan guru karena guru hanya sebagai fasilitator dan memberi petunjuk
Hapusmenurut frandi, sudah sejauh mana penerapan dari ke-3 aspek destruksi inovasi diatas di sekolah-sekolah? apakah sudah ada yang menerapkan atau belum. tolong berikan contohnya
BalasHapusMenurut saya boleh la ya, walaupun bukan frandi.
HapusSaya rasa untuk penerapan disekolah sudah ada apa lagi teknologi. Sudah banyak pendidik menggunakan teknologi untuk mempermudah penyampaian materi pmbelajaran.
Menurut saya penerapan ketiga aspek disruptiv inovasi ini masih sangat minim, hal ini bisa di lihat masih banyaknya guru² yang menggunakan cara atau metode yang lama dalam mengajar dan juga kompleks dalam hal administrasi
Hapusselain ketiga aspek penilaian disruptive inovasi yang sudah dijelaskan diatas, bagaimana pengaruh indikator kognitif yang berhubungan dengan tingkat berpikir siswa pada penyusunan penilaian disruptive inovasi?
BalasHapusIndikator kognitif siswa di gunakan sebagai tolak ukur sejauh mana tingkat kognitif siswa yang dilihat dari indikator disruptiv inovasi
Hapus