UJI COBA INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIKUM KIMIA
Setelah membuat Kisi-kisi pada blog sebelumnya dengan satu aspek yaitu penyaringan pada praktikum kristalisasi larutan. Pada kali dilakukan praktikum mengenai kristalisasi larutan garam, garam dengan ukuran tertentu dilarutan dengan air lalu disaring dengan kertas saring. Dengan Instrumen ini akan dilhat seberapa kreatif kah siswa dalam melakukan praktikum ini.
Link Video Praktikum : https://www.youtube.com/watch?v=q4UmYIONAYY
Indikator Berpikir Kreatif
|
Deskripsi
Kegiatan
(Penyaringan
Larutan)
|
Soal
|
Jawaban
|
Problem sensitivity
|
Mengenali sifat dan ukuran partikel
zat yang akan dilarutkan
|
Kritalisasi yakni merupakan suatu metode yang dilakukan dalam
pemisahan zat padat yang terdapat dari sebuah komponen lain sebagai
penyusun campuran. Dalam praktikum kristalisasi
mengenai pembentukan kristal garam kembali,dalam proses kristalisasi dilakukan penyaringan setelah lartutan dilarutkan, zat yang sudah di larutkan didalam gelas kimia di saring agar endapan bisa tersaring,
a.
Prinsip apa yang digunakan
dalam proses kristalisasi dan bagaimana sifat zat yang akan dilarutkan? (Problem Sensitivity)
b.
Dalam proses penyaringan
bagaimana kriteria kertas saring baik agar endapan yang terbentuk tidak ikut
mengalir ke dalam gelas kimia? (Fluency)
c.
Bagaimana cara membuat kertas
saring bisa diletakkan dilubang corong pisah? (Flexibility)
d.
Bagaimana cara agar kertas
saring tidak bergerak atau bergeser ketika larutan di tuangkan ke corong
pisah? (Orginality)
e.
Proses penyaring ini tergolong
sangat lambat, bagaimana cara agar proses penyaringan agar lebih cepat? (Elaborations)
|
a.
Prinsip
yang digunakan dalam kristalisasi ini adalah ukuran partikel dan zat yang
dikristalisasi biasanya akan larut dan akan lewat penyaringan sehingga bisa di
kritalisasi lagi. (Skor 100)
b.
Kriteria
kertas saring yang digunakan adalah kertas saring yang memilki pori-pori
yang kecil-kecil seperti kertas saring whatman (Skor 100)
c.
Dengan
cara melipat atau membentuk kertas saring menjadi 4 bagian sehingga kertas
saring membentuk seperti lubang corong pisah. (Skor 100)
d.
Dengan
cara membasahi kertas saring yang telah diletakkan di lubang corong pisah
sehingga kertas saring menempel ke mulut corong. Dengan ini larutan yang akan
di saring tidak akan melewati bagian belakang kertas saring. (Skor 100)
e. Dengan
cara menggoyahkan perlahaan corong pisah sehingga larutan yang sedang di saring
lebih cepat mengalirnya kedalam gelas kimia. (Skor 100)
|
Fluency
|
Cekatan dalam memilih kertas saring
yang tepat
|
||
Flexibilty
|
Membentuk/melipat kertas saring sesuai
dengan lubang corong pisah
|
||
Orginality
|
Membasahi kertas saring dengan air
sebelum larutan di saring
|
||
Elaborations
|
Menggoyahkan corong pisah agar larutan
cepat memisah
|
Kategori kemampuan berpikir kreatif
§
Sangat
Kreatif : Skor 500
§
Kreatif.
: Skor 400
§
Cukup
Kreatif : Skor 300
§
Kurang
Kreatif : Skor 200
§
Sangat
Kurang Kreatif : Skor 100
Dengan kategori dan penilaian yang sudah di buat dan sudah dilihat hasil uji coba pada video berikut https://www.youtube.com/watch?v=q4UmYIONAYY, maka dapat disimpulkan tingkat kreatif siswa berada pada level kreatif dengan skor 400. Hal ini dikarenakan hanya 4 indikator kreatif yang dilakukan oleh praktikan yaitu Problem Sensitivity pada menit 02.10 dan 03.00, Fluency pada menit 03.10, Flexibility pada menit 03.13 dan Orginality pada menit 03.36. Sedangkan indikator Elaborations tidak dilakukan praktikan.
Menurut anda apakah instrumen atau kisi-kisi soal yang anda buat ini dapat dikerjakan oleh siswa yang memiliki kemampuan kreatifitas rendah? jika tidak, ide kreatif apa yang dapat anda lakukan mengatasi hal tersebut tanpa mengurangi arti atau kelima poin indikator kreativitas.
BalasHapusMenurut saya bisa, karena menurut saya instrumen hanyalah alat ukur, tinggi rendahnya kreativitas siswa juga bisa di bangun oleh apa yang berikan guru kepada siswa sebagai pembangkit kreativitas siswa
HapusKesulitan apa saja yang anda hadapai dalam uji coba instrumen penilaian kreativitas praktikum pembelajaran kimia ini?
BalasHapusDalam hal uji coba, banyak kesulitan yang dihadapi,tetapi yang paling susah adalah memberikan penilaian terhadap kinerja siswa apakah termasuk ke dalam salah satu indikator kreatif atau tidak
HapusApakah dengan instrumen tersebut anda dapat menilai dan mengukur tingkat kreativitas siswa? Dan bila dalam ujicoba didapatkan hasil yang tidak baik (kurang kreatif) apakah ada tindak lanjutnya?
BalasHapusMenurut saya bisa karena di deskripsi kegiatan sudah menggambarkan bagaimana masing-masing indikator kreatif, mungkin tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan treatment tambahan yang dapat mendorong siswa untuk kreatif
HapusHal-hal apa yang anda pertimbangkan dalam penyususnan pertanyaan dari setiap indikator penilaian kreatif?
BalasHapusMungkin yang menjadi pertimbangan adalah bagaimana deskripsi kegiatan di masing-masing indikator itu bisa di ukur artinya baik kata kerja maupun kalimat di deskrpsi kegiatan tidak mengandung makna ganda atau menggantung
HapusBagaimana cara anda dalam menyusun kisi-kisi instrumen kreativitas diatas dan langkah apa yg anda lakukan dalam mengujicoba instrumen kreativitas diatas?
BalasHapusCara menyusun kisi kisi kreatifitas praktikum yaitu:
Hapus1.menentukan skill lab yang akan diamati
2.mendeskripsikan skill lab serta menghubungkannya dengan setiap indikator berpikir kreatif
3. Membuat rubrik soal dan jawaban
4. Uji coba dilakukan dengan mangamati video percobaan berdasarkan kisi kisi yang telah dibuat sebelumnya dan kemudian dibuat penskoran
4.
Hal yang pertama adalah kita tentukan aspek yang ingin kita ukur lalu kita jabarkan infikator kreatif
HapusBagaimana ketercapaian setiap indikator berpikir kreatif terhadap hasil uji coba pada video?
BalasHapusSemua indikator kreatif yang dijabarkan di atas hanya 4 yang terlaksana dan bisa di simpulkan dalam ranah kreatif
HapusDari artikel yang telah anda buat diatas, dalam pelaksanaannya apakah terdapat kendala saat uji coba di lakukan? jika dilihat dari hasil yang anda dapatkan dalam uji coba ini, bagaimana pendapat anda jika insturmen ini digunakan untuk uji coba dikelas lain dalam praktikum? apakah bisa? atau hanya dapat digunakan di kelas-kelas tertentu?
BalasHapusMenurut saya ketika kita menyusun suatu instrumen, seharusnya bisa digunakan pada sekolah maupun kelas lainnya asalkan materi percobaan relevan dengan instrumen yg dibuat
HapusDalam pelaksanaan nya yang cukup sulit atau yang menjadi kendala adalah saat melihat bagaimana indikator kreatif bisa kita lihat dan kita ukur. Instrumen ini juga bisa digunakan di kelas lain dengan kapasitas dan kriteria yang sama
HapusBagaimana hasil uji coba instrumen kretiv yang telah anda laksanakan?
BalasHapusMenurut saya sudah terlaksana dengan baik dan hadilnya juga baik dalam kategori kreatif
Hapusmenurut anda apa yang perlu diperhatikan dalam menyusun instrumen berpikir kreatif pada materi yang lain sehingga instrumen yang kita buat layak untuk digunakan berdasarkan pengalaman anda dalam menyusun instrumen diatas.
BalasHapusHal yang perlu diperhatikan dalam menyusun instrumen berpikir kreatif menurut saya ialah karakteristik materi yakni tujuan pembelajaran. Instrumen ini sehasrusnya disusun untuk mengetahui apakah tujuan pembelajar kita telah tercapai atau belum.
HapusSelain materi juga aspek yang ingin kita lihat dari skill lab yang akan dilihat
HapusMenurut anda selain 5 aspek kreativitas yang sudah dijelaskan diatas hal apasaja yang perlu diperhatikan saat mengukur kreatiftas siswa dalam praktikum menggunakan insrumen yang sudah dikembangkan?
BalasHapusyang perlu diperhatikan dalam menyusun penilaian berpikir kreatif yaitu memilih skill lab apa yang akan di ukur memilih/ menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
HapusYang perlu juga di perhatikan adalah bagaimana saat siswa melakukan praktikum dan kita harus siap dan tau di mana indikator kreatif itu di gunakan
Hapus